Feeds:
Posts
Comments

Setahun Bersama Stoma

Agustus ini genap setahun saya menggunakan stoma. Stoma adalah lubang pembuangan di perut. Dipindahkan dari anus ke perut karena Juni tahun lalu di dekat anus saya terdeteksi ada kanker rektum(ca recti) sehingga harus dioperasi. Pasca operasi anusnya tidak bisa berfungsi normal lagi, jadi dibuatlah stoma di perut.

Menurut dokter, stoma saya ini permanen. Artinya lubang pembuangan saya seumur-seumur tidak bisa dikembalikan lagi ke anus. Tapi istri saya tetap optimis suatu saat bisa dikembalikan. Semoga saja kelak teknologi pembedahan makin canggih sehingga semua bisa dilakukan. Aamiin.

Lubangnya disebut stoma, kantong pembuangannya disebut kantong  kolostomi. Mungkin teman-teman lebih sering mendengar istilah kolostomi, kan? Karena berada di perut, maka kotoran yang keluar ditampung dulu dalam kantong kedap udara. Ketika penuh barulah kantongnya dikosongkan atau diganti.

Bagaimana rasanya setahun bersama stoma?
Ahamdulillah baik-baik saja. I can survive. 😁

Pernah ada masalah dengan stomanya?
Pernah sekali. Bulan Juli 2016. Ketika itu stomanya membengkak. Tidak sakit, tapi membengkak, bikin khawatir. Juga bikin susah mau pasang kantong kolostomi karena ukuran stoma lebih besar dari ukuran maksimal lubang di kantong. Sekarang alhamdulillah sudah normal lagi.

Apa yang berubah dari hidupmu sebelum dan sesudah pakai stoma?
Masi sama persis dengan tulisan saya ‘Sebulan Bersama Stoma‘, ditambah:
– Cara mandi yang berubah. Sekarang lebih ribet karena harus menjaga agar kantong kolostomi tidak basah. Kalau basah nanti cepat rusak, dan harus ganti. Kantong kolostomi mahal broh. 😁
– Sudah setahun saya tidak berenang(khususnya saat fisik belum drop). Belum tahu caranya berenang yang nyaman tanpa mengorbankan kantong kolostomi yang mahal ini. 😝
– Jarang bisa bobo tengkurep/telungkup, karena hanya bisa dilakukan saat kantong kolostomi benar-benar kosong.

Apapun, saya ikhlas Allah beri ujian berupa kanker dan stoma ini. Allah tidak memberi ujian melebihi kemampuan hambanya, bukan?

Sudah setahun, lubang stoma ini tidak saya anggap sebagai masalah. Stoma hanyalah perpindahan lubang pembuangan. Masalah besarnya adalah kanker rektum saya yang makin rewel sampai menjalar liar ke perut, liver dan kelenjar getah bening.

Sampai detik ini saya masih berjuang sekuat tenaga menyembuhkan kanker ini. Dan saya tetap yakin 100% Allah akan sembuhkan, karena Allah sesuai dengan persangkaan hambanya. (HR. Bukhari Muslim)

Batam, 24 Agustus 2016 08:05AM

Sejak dulu saya punya prinsip; Liburan itu tidak harus jauh-jauh. Dekat pun ok, yang penting bisa mengeksplore tempat baru dan hati senang. Alhamdulillah saya ketemu istri yang punya pendapat sama.πŸ™‚

Atas dasar itu, sabtu-ahad kemarin saya dan istri memutuskan ‘liburan’ ke Harmoni One Hotel, Batam Center. Alasan memilih hotel ini:

Continue Reading »

 

 

jalankemanagitu-1470798477440.jpg

Bali adalah destinasi wisata nomor satu di Indonesia. Sampai sekarang belum tersaingi meskipun banyak daerah lain yang mulai naik popularitasnya sebagai destinasi wisata baru.

Belum pernah ke Bali? Tenang, Anda tak sendiri. Ada banyak warga Indonesia seperti Anda. Maklum, Indonesia itu sangat luas. Bagi sebagian orang Bali mungkin dekat, tapi bagi sebagian yang lain, Bali terasa jauh sekali.

Mengunjunginya sampai harus berganti pesawat/transit minimal sekali, padahal masih sama-sama Indonesia.
Nah buat kamu yang mendapat kesempatan pertama berkunjung ke Bali, ini dia rekomendasi 3 tempat harus kamu datangi. Biar dikata orang ini tempat mainstream, pokoknya kamu datangi. Kenapa harus? Baca aja terus.πŸ˜€

Continue Reading »

Istriku Luar Biasa..

Jika ditanya siapa orang yang paling berjasa sehingga saya masih bisa ‘survive’ sampai hari ini, maka jawabannya adalah: Istri saya, Hasfiriana.

Saya & istri sempat melewati momentum kepasrahan pada opname terakhir(lebaran hari kedua), di mana malam itu kami menangis berdua berlinangan air mata karena merasa semuanya ‘sudah mentok’. Kematian saya seperti di depan mata. Perut sudah penuh sesak, tapiΒ asitesΒ tak bisa disedot. Malaikat pencabut nyawa seolah sudah berada di ruangan yang sama dengan saya.

Continue Reading »

Banyak orang bilang “Ngapain jalan-jalan ke Batam? Nggak ada apa-apa. Mending ke Singapura sekalian.”

Pernyataan di atas sah sah saja. Saya sendiri kalau ada teman atau kenalan yang berencana liburan ke Batam suka kikuk memberikan rekomendasi wisata. Ada apa ya di kota industri ini?? Kecuali teman atau kenalan itu datang ke Batam dengan agenda lain misalnya dinas atau kunker, baru deh saya pede merekomendasikan. Kan wisatanya cuma sampingan. Nggak bagus-bagus amat doi gak bakalan kecewa berat.πŸ˜›

Nah buat Anda yang berencana ke Batam, berikut adalah beberapa tempat di Batam yang menjadi landmark dan ‘wajib’ dikunjungi saat ke Batam. Beberapa landmark adalah selera saya dengan melihat perkembangan terkini tempat tersebut yang semakin bagus. Check it out!

Continue Reading »

Saya mungkin orang yang paling bahagia di dunia dengan maraknya tren belanja online belakangan ini. Toko-toko online baru dengan berbagai istilahnya (ecommerce, marketplace, whatever) bermunculan tiap beberapa bulan dengan promo menarik.

Saya yang sedang sakit berkepanjangan & harus bedrest total, serta istri yang sibuk merawat saya dan bayi kami, amat terbantu dengan hadirnya banyak online shop ini. Hampir semua barang bisa dibeli online, termasuk barang-barang yang saya perlukan pada saat sakit.

Continue Reading »

 

Snorkeling Batam

Snorkeling di Pulau Abang, Batam

Asyiknya tinggal di kota Batam, saya punya alternatif wisata bawah laut. Gak semua kota punya lho yang beginian. Cukup motoran 1,5 jam dari pusat kota saya sudah bisa menikmati panorama terumbu karang Indonesia yang tersohor keindahannya. Gak harus diving, cukup dengan snorkeling yang semua orang bisa melalukannya. Dan tiap abis lihat ikan nemo dan terumbu karang warna-warni rasanya pikiran saya langsung fresh!πŸ™‚

Mau snorkeling juga? Berikut rekomendasi 3 tempat snorkeling terbaik di kota Batam.

Continue Reading »